Warga Kota Medan Berharap Program UHC JKMB Berlanjut kendati Walikota Berganti

0
14

MEDAN – Warga Medan berharap pelayanan berobat gratis lewat program Universal Healt Coverage Jaminan Kesehatan Medan Berkah (UHC JKMB) terus berlanjut. Bahkan, pelayanan kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Keseharan itu semakin prima.

Harapan itu disampaikan salah satu warga Sariah saat mengikuti acara Sosisliasi Perda yang digelar Hj Netty Yuniarti Siregar agenda sosialisasi Perda (Sosper) ke V Tahun 2024 produk hukum Pemko Medan Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan  di Jl Negara No 52, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (27/5/2024).

Hadir saat sosialisasi, Korkot PKH Dedy Irwanto Pardede, Dinas SDA BMBK Kota Medan Darwin Efendy, Puskesmas Sentosa Baru Sri Lestari, mewakili Kelurahan Pahlawan Lunertim Sianturi, Tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat.

Dikatakan Sariah, mengingat bulan Nopember nanti ada Pilkada yang dimungkinkan pergantian Walikota Medan. Maka issu berkembang, dikuatirkan program UHC JKMB bakal tidak akan berlanjut bila Walikota Medan berganti.
Lagi pula kata Sariah, ada lagi wacana ruangan inap Kelas 1, 2 dan 3 peserta BPJS akan dihapus. “Bagaimana pula dengan itu,” tandas Sariah.

Menyikapi hal itu, anggota DPRD Medan Hj Netty Siregar mengatakan, itu hanya isu saja. Terkait kelanjutan program UHC JKMB itu nantinya tetap keputusan Pemko Medan dan DPRD Medan tidak hanya keputusan Walikota.

“Tapi saya yakin, karena APBD Pemko Medan cukup banyak, program UHC JKMB pantas berlanjut dan bakal ditingkatkan pelayanannya. Kita berharap pejabat Pemko Medan akan tetap memperhatikan kebutuhan warganya,” ucap Netty.

Sebagaimana diketahui, Perda yang disosialisasikan yakni Perda No 4 Tahun 2012 menjabarkan seperti dalam BAB II Pasal 2 yakni terciptanya tatanan kesehatan dengan melibatkan semua unsur meningkatkan kesehatan masyarakat. Mewujudkan pembangunan Kota Medan berwawasan kesehatan dan kemandirian daerah dalam bidang kesehatan.
Perda bertujuan guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang aman, adil, terjangkau dan terbuka serta meningkatkan akses memperoleh pelayanan masyarakat. (amr)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini